Selasa, 14 April 2015

7 TEMPAT WISATA DI PEKANBARU DAN SEKITARNYA


Kalo anda lagi berkunjung di Pekanbaru, jangan cuma nyicipin makanan khas Riau dan beli oleh oleh khas Pekanbaru saja. Jika ada yang ingin melepas lelah dan penat, anda bisa juga menikmati sensasi Spa Pekanbaru. Pekanbaru juga masih punya tempat kuliner yang asik buat nongkrong dan juga beberapa tempat wisata di Pekanbaru. Bagi anda yang ingin tau apa saja tempat wisata di Pekanbaru dan daerah-daerah sekitarnya di Propinsi Riau silahkan baca artikel dibawah ini.
1. Labersa Water and Theme Park

 Salah satu tempat wisata di Pekanbaru yang terlengkap dan terbesar di Sumatera adalah Riau Fantasi. Taman rekreasi ini mempunyai luas kira-kira 6.5 hektar dan juga dikenal oleh masyarakat dengan nama Labersa Water and Theme Park. Tempat wisata di Pekanbaru ini dibagi menjadi dua yaitu wahana kering dan wahana basah.
Permainan yang menguji keberanian anda seperti family swinger, sky tower, kora-kora, wave blaster dan speedy coaster bisa anda temukan di wahana kering. Selain itu anda bisa juga mencoba kereta wisata dan komidi putarnya.

Sementara itu di wahana basah atau permainan air ada berbagai macam jenis kolam dan dilengkapi dengan papan seluncur air. Di tempat wisata ini terdapat kolam dewasa yang cukup dalam dan juga kolam untuk anak yang lebih dangkal. Ada juga fasilitas pancuran air untuk bermain-main air.
2. Alam Mayang
 
Tempat wisata di Pekanbaru yang satu ini menawarkan wisata alam terbuka. Dikelilingi perbukitan dan udara yang sejuk, Alam Mayang adalah tempat yang cocok untuk berwisata bersama keluarga.
Jika anda suka memancing disini terdapat tiga buah kolam pancing yang bisa digunakan untuk bersantai. Bagi anda yang suka dengan tantangan, anda bisa mencoba Flying Fox dan juga permainan lainnya. Sementara itu bagi yang ingin menikmati kolam dengan cara lain anda bisa menikmati sepeda air atau main bola air raksasa.
3. Pasar Bawah
Tempat wisata di Pekanbaru selanjutnya adalah Pasar Bawah. Pasar Bawah adalah pasar tradisional paling tua di Pekanbaru yang bangunannya tersusun empat lantai. Arsitektur bangunannya terdiri dari campuran adat melayu dan Tionghoa. Di pasar ini anda harus siap-siap berdesak-desakan dengan pengunjung lain karena gangnya sempit. Selain itu tempatnya juga cukup panas karena tidak ada Air Conditioner. Anda juga harus pintar menawar agar tidak mendapat harga yang mahal. Jika anda menguasai bahasa lokal Melayu atau Minang itu akan sangat membantu di sini.
Di pasar ini pengunjung bisa mendapatkan bermacam-macam keramik Cina, karpet dan elektronik secondhand dari negeri Singapura dan Malaysia yang masih bisa digunakan. Sama seperti toko oleh-oleh lainnya, berbagai macam camilan khas Pekanbaru juga bisa ditemukan di sini. Mulai dari ikan salai, dodol kedondong, coklat, dan permen ada di pasar ini.
4. Bakar Tongkang (Perahu) Bagan Siapiapi


Selain tempat wisata di Pekanbaru, di luar Pekanbaru pun ada wisata menarik lainnya yakni upacara bakar tongkang di Bagan Siapiapi. Ritual bakar tongkang diselenggarakan oleh etnis tionghoa yang tinggal di Bagan siapiapi. Konon kabarnya leluhur etnis tionghoa ini merantau dari negeri China 2 abad lalu untuk menghindari musibah dan sampai di Bagan Siapiapi. Para leluhur ini bertekad tidak akan kembali ke negeri mereka dan hal itu diwujudkan dengan cara membakar tongkang agar tidak bisa digunakan lagi.
Acara bakar tongkang yang dilakukan setiap bulan juni ini juga untuk mengingat dewa laut Ki Ong Yan dan Tai Su Ong yang menjadi lambang dua sisi, antara suka dan duka, baik dan buruk serta rejeki dan malapetaka.
Setelah tempat – tempat wisata di Pekanbaru yang disebutkan diatas masih ada lagi yang disebut Candi Muara Takus. Candi yang ada di desa Muara Takus, Kabupaten Kampar ini jaraknya sekitar 128 km dari kota Pekanbaru ke arah Bukittinggi. Di Riau, candi Muara Takus merupakan satu-satunya peninggalan sejarah yang bentuknya candi. Dari arsiteknya yang bernuansa Budha kita bisa mengatakan bahwa ini adalah bukti sejarah bahwa agama Budha pernah tersebar di wilayah ini. Konon katanya candi ini didirikan pada masa kerajaan Sriwijaya (abad VII-XII M). 
6. Istana Siak Sri Indrapura
Jangan hanya tempat wisata di Pekanbaru saja. Anda perlu juga jalan-jalan ke kabupaten Siak. Disana kita bisa melihat istana Siak Sri Indrapura. Istana ini dibangun tahun 1889 pada masa pemerintahan Sultan Hasyim. Istana ini merupakan kediaman resmi dari Sultan Siak. Campuran dari gaya Eropa, Arab dan Melayu mewarnai bangunan ini. Menurut sejarahnya arsitek berkebangsaan Jerman dipercaya oleh Sultan Syarif Abdul Djalil Syaifuddin untuk mendirikan istana ini. 


Bagi anda yang suka berselancar di laut anda harus mencoba selancar yang berbeda yaitu selancar di sungai. Cobalah datang ke Sungai Kampar di Pelalawan, Riau. Bono adalah sebutan dari tidal bore yang ada di Riau. Tidal bore adalah fenomena meninggi dan menjalarnya gelombang pasang surut air laut menuju hulu kemudian memasuki mulut sungai dangkal yang bentuknya seperti huruf V atau corong. Tidal Bore di Sungai Kampar adalah salah satu keajaiban dunia yang sangat mengagumkan di Indonesia. Hal ini disebabkan ombak Bono dapat mencapai ketinggian sampai enam meter dan panjang gelombangnya pun bisa mencapai 600 meter atau lebih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar